Kamis, 04 Maret 2010

PUPUK DARI DAPUR IBU


Bercocok tanaman hias dirumah tentu mengasyikan,selain untuk mengisi waktu luang juga walhasil bisa menjadikan rumah kita indah.Dengan adanya penghijauan dihalaman rumah atau diteras rumah bisa membuat sejuk rumah kita.
Tentu untuk menyuburkan tanaman hias kita membutuhkan pupuk agar tanaman tumbuh subur dan sehat.Nah,ini ada cara hemat membuat pupuk yang berasal dari limbah dapur ibu-ibu.Saya coba berbagi dengan sedikit ilmu yang saya adopsi dari sebuah acara di tv.

1.AIR CUCIAN BERAS
Jangan buang air cucian beras ini,karena kandungan karbohidratnya yg ada pada air cucian ini masih cukup tinggi dan dapat menyuburkan tanaman ibu.Caranya tinggal disiramkan pada tanaman secukupnya.

2.VETCIN
Tuang 1 sdt vetcin pada tiap tanaman kemudian siram dengan air atau bisa juga campur vetcin kira-kira 3 sdt dengan 4 gls air lalu siram pd tanaman.

3.OBAT-OBATAN KADALUARSA
Jangan buang obat-obatan yang kadaluarsa,ini khusus untuk yang berbentuk tablet tumbuk halus kemudian letakkan pada tanah tanaman dan siram dengan air biasa.

4.KULIT BAWANG MERAH
Kulit bawang yg sudah dikupas direndam dalam air semalaman,lalu siram pada tanaman bersama kulit bawangnya.

5.TEH SISA
Bila anda penggemar teh tubruk,maka jangan buang sisa daun teh tsb.Manfaatkan teh tersebut untuk pupuk tanaman anda.Caranya cukup disiramkan pada tanah tanamannya.

6.KULIT TELUR
Remas-remas kulit telur hingga remuk kemudian taburkan pada tanah tanamannya.

7.SERBUK KAYU
Manfaatkan sekam/serbuk kayu ini untuk penyubur tanaman.caranya bisa dicampurkan langsung dengan media tanah sampai rata atau sekam dibakar dahulu kemudian campur dengan tanahnya.

8.AIR CUCIAN IKAN
Siramkan air bekas mencuci ikan pada tanaman anda secukupnya.

1 komentar:

jenyling mengatakan...

artikel yang bagus.. slm ini cuma tau yg point 5... sisanya patut dicoba :)
tq ya sis

Poskan Komentar

 

Mahariz Tips Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template In collaboration with fifa
Cake Illustration Copyrighted to Clarice | Member of Direktori Blog Indonesia